Pecintamotor.com

Cara Menghitung Denda Pajak Motor

Cara Menghitung Denda Pajak Motor – Pajak motor merupakan salah satu kewajiban bagi para pemilik motor setiap setahun sekali. Biasa disebut sih memperpanjang STNK (surat tanda nomor kendaraan), hal ini dilakukan agar ketika berkendara kamu tidak mendapatkan masalah. Seperti halnya operasi gabungan dari para polisi, karena dengan kamu membayar pajak maka motor kamu dianggap sebgai motor yang resmi untuk dapat berjalan di seluruh tanah air ini.

Namun ternyata keseluruhan masyarakat kita banyak yang telat membayar pajak motor tersebut sehingga terkena sanksi berupa denda. Ya walaupun banyak pula yang bisa membayarnya secara tepat waktu dan admin pun merekomendasikan tepat waktu. Kenapa? karena jika tidak tepat pada waktunya kamu sendiri yang repot oleh hitungan dendanya yang semakin banyak/besar.

Denda pajak motor tersebut pun bisa berbeda beda pada setiap motornya, secara garis besar sih semakin besar cc kan pajaknya besar, maka tentu dendanya akan besar juga. Istilah telat denda itu bukan berarti setalh sebulan jatuh tempo loh sob, Namun apabila di stnkmu tertera tanggalnya 7 bulan 10 maka jika kamu membayarnya tanggal 8 bulan 10 denda yang kamu bayar bukan denda 1 hari tetapi teritung satu bulan. Begitu pula dengan 1 minggu tetap teriutng sastu bulan dan seterusnya.

Nah namun jika para bosqu sudah terlanjur ada ang terlambat tentu bingung dong mempersiapkan uangnya harus gimana karena tak tau nominal pastinya? tenang saja anda berada di tempat yang tepat karena disini saya akan membagikan informasi tentang cara menghitung telat bayar pajak motor dengan mudah dan lengkap sekali. Jadi seperti apa caranya? simak saja dibawah ini.

Cara Menghitung Denda Pajak Motor

Cara Menghitung Denda Pajak Motor

Cara Membayar Denda Pajak Motor

Nah sebelum ke dendanya kan saya sebutkan diatas tadi banyak pula yang bayar tepat pada waktunya. Kadang pun juga ada yang awalnya sering telat jadi tepat pada waktunya jadi jika kalian nanti tepat pada waktunya rumus car amenghitungnya yakni *PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) + SWDKLLj (Surat Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan).

Kita ambil contoh saja beat 110 keluaran tahun 2015. Pada STNK kamu biasanya ada tuh tertera yang namanya pkb seperti di beat admin sebesar Rp.150.000 dan SWDKLLJ sebesar Rp.25.000. Maka pajak motor untuk beat 110 tahun 2015 yang perlu dibayar yakni Rp.175.000. Itu jika kita tepat waktu yak, nah sekarang mari kita berlari ke yang telat alias tidak tepat waktu. Sebenarnya sih simpel dari rumus tepat waktu diatas kita hanya perlu menambahkan Denda PKB + Denda SWDKLLJ, lebih lengkapnya sebagai berikut.

 Perumusan Denda PKB :

  • Terlambat 1 bulan : PKB x 25% x 1/12
  • Terlambat 2 bulan : PKB x 25% x 2/12
  • Terlambat 3 bulan : PKB x 25% x 3/12
  • Terlambat 6 bulan : PKB x 25% x 6/12
  • Terlambat 1 tahun : PKB x 25% x 12/12

Contoh Denda PKB 1 tahun = 150.000 x 25% x 12/12
= 37.500

Denda SWDKLLJ = Rp. 32.000 ( roda dua )

Denda Keseluruhan = Denda PKB + Denda SWDKLLJ
= 37.500 + 32.000
= 69.500

Dari data diatas itu denda pajak stnk motor telat 1 tahun untuk honda beat 110 2015 sebesar Rp.69.500, adapun keselurahannya yakni

Biaya Bayar Pajak Motor Keseluruhan Jadinya :

= Biaya PKB + SWDKLLJ + Denda Keseluruhan
= 150.000 + 25.000 + 69.500
= 244.500

Jadi biaya yang mesti sobat otomotif keluarkan setelah telat 1 tahun adalah Rp.244.500

Gimana bosqu? gampang dan mudah banget kan buat kita mengecek sendiri dengan meghitungnya secara rumus tersebut. Jadi kalian tak perlu kuatir lagi ketika bayar malah kurang atau dana yang bisa dibuat lainnya malah buat jaga2 ini lebih mahal dan hal lain sebagainya.

Kalian perlu tau juga untuk Cara Menghitung CC Motor

Itu sajalah yang dapat admin berikan mengenai Cara Menghitung Pajak Motor Yang Telat, semoga dapat bermanfaat dan Terima kasih telah membaca artikel admin. Nantikan terus informasi menarik seputar motor setiap harinya hanya di Pecintamotor.com.

Cara Menghitung Denda Pajak Motor | Info Motor | 4.5