Logo Pecintamotor
pecintamotor.com

Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Oktober 30, 2019 - 3 min to read

Seringkali saya menemui para pengendara yang tidak tau cara membaca ukuran ban motor mereka saat hendak menggantinya.

Hal Itu terbilang sangatlah lucu, ya mungkin kalau beli dibengkel atau toko planetban langsung masih terbantu dengan karyawannya yang tahu.

Tapi kalau semisal mau beli lewat online, atau CODan sampai salah ukuran kan lucu banget yak hehe.

Berbicara ukuran ban motor, tentu saja semua merk ban motor akan selalu menyertai ukuran yang ada di permukaan ban berupa kode angka.

Dimana dalam istilah dunia motor kode singkat tersebut dijuluki dengna kode imperial dan kode metric.

Walaupun memiliki nama yang tak sama, akan tetapi secara mendasar kedua kode angka tersebut tetap tujuannya menunjukan ukuran ban.

Jadi contohnya saja akan ada angka di permukaan ban 80/80-14 62H ataupun bisa 2.00-H-14 2PR dimana yang ditunjuk kode imperial ialah 2.00-H-14 2PR itu sementara kode metricnya yakni 80/80-14 62H.

Begitu banyak sekali merk merk yang mengeluarkan ban motor ke pasaran Indonesia ini seperti ban irc, ban michelin hingga fdr atau apapun.

Nah buat kamu yang tidak tahu bagaimana cara membaca ukuran ban motor Tenang saja karena pecintamotor akan sediain panduannya dibawah sini.

 

Tips dan Cara Membaca Ukuran Ban Motor Semua Jenis

Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Kurang lebih nantinya bebebrapa segmen dibawah ini juga akan memberikan hal serupa seperti kode kecepatan dan indek beban ban motor.

 

Cara Membaca Ukuran Ban Motor Kode Metric

Ban Motor Kode Metric

Ban Motor Kode Metric

Untuk panduan cara yang pertama disini saya contohkan berkode 80/80-17 62H, antara lain cara membacanya :

  • 80 = Angka yang pertama yaitu 90 itu menunjukan lebar ban jadi biasa dipakai dengan ukuran milimer (mm)
  • 80 = Lalu untuk angka kedua yaitu perbandingin tinggi ban dengan lebar bannya jadi tinggi ban ini 80% dari lebar aslinya. Jadi jika lebar bannya 80mm, maka tinggi bannya yaitu 80% x 80mm alias hasilnya 64mm.
  • 14 =  Angka ini menunjukkan diameter velg atau rim dalam satuan inchi.
  • 62 =  Merupakan petunjuk bahwa beban maksimium yang dapat di hasilkan dari (load index / LI). Jika LI 62 itu artinya beban maksimal yang boleh diterima ban ialah sebesar 262kg.
  • H = Sebagai penjuk batas kcepatan yang diperbolehkan bagi pengendara saat memakai BANnya

Lewat penjelasan tersebut tentu saj akalian kini sudah bia paham untuk membeli ban yang sama dengan jenis kode metric agar tidak keliru dan mudah bilang ke penjualnya.

 

Cara Membaca Ukuran Ban Motor Kode Imperial

Ban Kode Imperial

Ban Kode Imperial

Lalu selain kode metric, pada ban kode imperial ada caranya sendiri karena memang penggunaan daripada kedua ban tersebut cukup ada perbedaan.

Contoh disini kode ban imperial yaitu 3.00 H-17 2PR.

Cara membacanya :

  • 3.00 = Angka dengan ada titik ini merupakan petunjuk bahwa ukuran  lebar ban dalam satuan inchi (inch) jadi 3.00 yaitu 3 inch bosqu.
  • H = Suatu kode huruf yang menunjukkan batas sampai berapa kecepatan yang boleh dilajukan pengendara dngna ban ini.
  • 17 = Angka 17 tersebut mengartikan bahwa ukuran diameter velg atau rimnya 18 yang mana itu biasa ada di semua jenis motor mulai trail, sport, bebek hingga matic.
  • 2PR = Sebagai penentu kekutan ban yang didasarkan dari kain ban atau lebih mudahnya beristilah ply rating. Jadi kalau 2 PR itu artinya kain material milon yang dipakai 2 lapis saja dalam ban tersebut.

Umumnya ban kode imperial aspek rationya dari perbandingan lebar ban dan tingginya yang dibagi 100%, jadi tidak mungkin keliru ya.

 

Indexs Beban Ban Motor

Indeks Beban Ban Motor

Indeks Beban Ban Motor

Tak hanya kode ukuran ban motor saja yang perlu kalian tahu, maka kalian perlu tau juga indeks beban pada ban motornya. Antara lain daftarnya yaitu :

  • 62 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 265 Kg
  • 63 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 272 Kg
  • 64 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 265 Kg
  • 66 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 300 Kg
  • 68 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 315 Kg
  • 70 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 335 Kg
  • 73 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 365 Kg
  • 75 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 387 Kg
  • 80 – 89 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 450 – 580 Kg
  • 90 – 100 adalah kode yang digunakan untuk menunjukan beban maksimal 600 – 800 Kg

 

Kode Kecepatan Ban Motor

Kode Kecepatan Ban Motor

Kode Kecepatan Ban Motor

Adapun beberapa kode kecepatan pada ban motor yang berbeda beda sebagai pembatas bahwa ban tersebut boleh dibawa melaju seberapa kencangnya.

Berikut daftar tiap kodenya :

  • Q adalah kode yang digunakan untuk menunjukan kecepatan maksimal = 160 km/jam
  • S adalah kode yang digunakan untuk menunjukan kecepatan maksimal = 180 km/jam
  • T adalah kode yang digunakan untuk menunjukan kecepatan maksimal = 190 km/jam
  • U adalah kode yang digunakan untuk menunjukan kecepatan maksimal = 200 km.jam
  • H adalah kode yang digunakan untuk menunjukan kecepatan maksimal = 210 km/jam
  • V adalah kode yang digunakan untuk menunjukan kecepatan maksimal = 240 km/jam
  • Z adalah kode yang digunakan untuk menunjukan kecepatan di atas = 240 km/jam
  • W adalah kode yang digunakan untuk menunjukan kecepatan maksimal = 270 km/jam
  • Y adalah kode yang digunakan untuk menunjukan kecepatan maksimal = 300 km/jam

Jadi sekarang kalian akan bisa membeli dengan tenang tiap tiap ukuran sesuai ban yang pas ke motor kamu, satu hal yang tidak kalah pentingnya yaitu pastikan kalian memilih velg motor yang sesuai ukuran juga ya.

Bingung merk ban apa yang memang berkualitas? cek : ban motor terbaik

Begitulah kurang lebih sedikit panduan dari mimin mengenai cara membaca ukuran ban motor, semoga saja itu bisa membantu ya :D.